Friday, July 22, 2022

Mengenal apa itu inflasi

 


Sebagai pelaku ekonomi tentunya kita sering memperhatikan tentang naik turunnya harga, nah fenomena inilah yang disebut dengan inflasi.

Menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) inflasi diartikan sebagai kemerosotan nilai uang (kertas), karena banyaknya dan cepatnya uang kertas beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang.

Sementara pengertian lain dari badan pusat statistik (BPS) bahwa inflasi adalah keadaan perekonomian negara dimana ada kecenderungan kenaikan harga-harga dan jasa dalam waktu yang panjang.

KESIMPULANNYA inflasi adalah kondisi perekonomian yang memiliki ciri kenaikan harga barang dan jasa secara menyeluruh dan terus menerus dalam periode tertentu.

Umumnya penyebab kondisi ini adalah :

  • Biaya produksi yang meningkat
  • Uang yang beredar di masyarakat bertambah
  • Kondisi ekonomi dan politik kacau hingga struktur ekonomi yang tidak fleksibel
Hal ini dapat menimbulkan dampak besar di berbagai bidang :
  • Harga barang dan jasa tidak stabil
  • Minat masyarakat menabung di bank menurun
  • Daya beli masyarakat menurun
  • Penurunan nilai mata uang
  • Timbul kekacauan kondisi ekonomi

Tuesday, July 19, 2022

Saturday, July 16, 2022

Al-Hikam #2 Urusan Dunia (Kasab) dan Akhirat (Tajrid)

 

 

Sebagai seorang yang beriman tentu haruslah berusaha menyempurnakan imannya dengan berfikir tentang ayat-ayat Allah, dan sudah kita pahami bahwa tujuan hidup kita adalah untuk beribadah kepada Allah sesuai dengan QS 51 ayat 56 "Dan Allah tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada Allah"

Tetapi setelah ada semangat dalam beribadah, terkadang ada yang berpendapat bahwa salah satu yang merepoti/mengganggu dalam beribadah yaitu bekerja atau kasab.

Lalu timbul keinginan untuk beribadah melulu dan melepaskan pekerjaan (kasab), keinginan yang seperti ini termasuk keinginan nafsu yang tersembunyi atau samar kata syaikh 'atha'illah.

Rasionalitas dalam beribadah harus digunakan karena memang hidup adalah untuk ibadah tetapi untuk hidup itu sendiri kita perlu nafkah baik untuk diri sendiri maupun keluarga baru kemudian kita bisa melangsungkan kehidupan sekaligus beribadah kepada Allah.

Pun sebaliknya ketika Allah sudah tetapkan kita pada posisi Tajrid dimana sudah tak harus bekerja semisal sudah pensiun atau punya pasive income tinggi maka sudah sepatutnya untuk mensyukuri dan fokus beribadah kepada Allah.

Poinnya "hijrah itu boleh tapi tidak harus melepaskan duniawi kita selama itu halal dan sebaliknya ketika kita masih mencari duniawi juga kita tidak harus melepas akhirat kita karena kita butuh keberkahan didalam rezeki kita.

Jangan takut ketika kita Hijrah malah pekerjaan menghalangi proses menuju kesana karena apapun yang akan diberikan Allah kepada kita tetap akan sampai kepada kita kalo kita sungguh-sungguh mencari ilmu.

Bilahil fiisabililhaq, fastabiqul khairat...


Wednesday, July 13, 2022

Tugas PKN 1

1.   Uraikan apa yang melatarbelakangi pendidikan PKn di Perguruan Tinggi ?

Jawab :

Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi:

·       Semangat perjuangan

Semangat perjuangan terdiri atas fisik dan non fisik. Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik.Semangat perjuangan secara fisik dapat dilihat dari rakyat Indonesia yang solid dan tidak mengenal perbedaan. Hal ini dibuktikan sejak sebelum zaman penjajahan, pada masa mencapai kemerdekaan, dan sampai saat ini.

Dalam kaitannya dengan semangat perjuangan bangsa, maka perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing memerlukan sarana kegiatan pendidikan bagi setiap warga negara Indonesia pada umumnya. Selain itu, bagi mahasiswa semangat perjuangan secara non fisik yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

·       Era globalisasi

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga–lembaga kemasyarakatan internasional, negara–negara maju yang ikut mengatur percaturan politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan global. Disamping itu, isu global yang meliputi demokratisasi, hak asasi manusia, dan lingkungan hidup turut pula mempengaruhi keadaan nasional.

Globalisasi juga ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dibidang informasi, komunikasi, dan transportasi. Hingga membuat dunia menjadi transparan seolah–olah tanpa mengenal batas negara.

Sedangkan dalam era globalisasi dan masa yang akan datang kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing–masing. Perjuangan non fisik ini memerlukan sarana kegiatan pendidikan bagi setiap warga Negara Indonesia pada umumnya dan mahasiswa sebagai calon cendikiawan pada khususnya, yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan.

·       UU No. 20 Tahun 2003

·       Kep. Dirjen Dikti No. 267/Dikti/2000, tujuan Pendidikan Kewarganegaraan mencakup:

Tujuan Umum

Untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar kepada mahasiswa mengenai hubungan antara warga negara dengan negara serta PPBN agar menjadi warga negara yang diandalkan oleh bangsa dan negara.

Tujuan Khusus:

Agar mahasiswa dapat memahami dan melaksanakan hak dan kewajiban secara santun, jujur, dan demokratis serta ikhlas sebagawai WNI terdidik dan bertanggung jawab.

Agar mahasiswa menguasai dan memahami berbagai masalah dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat mengatasinya dengan pemikiran kritis dan bertanggung jawab yang berlandaskan Pancasila, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional

Agar mahasiswa memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan, cinta tanah air, serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa.

2.     coba anda jelaskan bagaimana hubungan antara negara dan warga negara ?

Jawab :

Hubungan Negara dengan Warga Negara

Negara harus dapat memenuhi hak warga negaranya. Sementara itu, warga negara juga harus menyelesaikan tugas sebagai warga negara yang baik. Barulah dapat hak warga negara.

Negara memiliki hubungan emosional yang kuat dengan warga negara. Tidak perlu ada pemaksaan atau aturan resmi yang mewajibkan warga negara membela negaranya. Karena hubungan emosional yang kuatlah, warga negara tentunya tidak akan terima bila negaranya mengalami keadaan buruk.

Sebut saja kasus pelanggaran batas negara. Spontan dan tanpa dikomando oleh pemerintah, warga negara Indonesia akan berusaha membela kehormatan negaranya sebisa mungkin. Hanya saja kadang cara yang digunakan tidak selalu benar dan tidak sesuai dengan keinginan pemerintah.

·       Memperkenalkan Budaya Bangsa

Hubungan emosional yang kuat antara negara dengan warga negara akan membentuk rasa cinta tanah air. Rasa inilah yang mendorong warga negara bangga dengan segala hal yang berasal dari negaranya. Secara tidak sadar, mereka akan sangat loyal dengan segala produk rumah tangga yang berasal dari produksi dalam negeri.

Lebih dari itu, seorang warga negara yang telah memiliki keterikatan emosional dengan negaranya akan memperkenalkan budaya bangsanya ke orang-orang luar negeri tanpa disuruh pemerintah.

Misalkan saja seorang WNI yang sedang kuliah di U.S.A dan telah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia akan tetap mengonsumsi tempe sebagaimana kebiasaannya di Indonesia. Dia juga akan memperkenalkan kesenian dari Indonesia dan kebiasaan-kebiasaan asli Indonesia seperti ramah dan menjaga sopan santun yang menjadi adat orang Indonesia.

Apakah anda ingat dengan kebudayaan Jepang yang mendunia. Mulai dari baju Kimono, jenis-jenis makanan khas Jepang, hingga bahasanya. Semuanya dikarenakan rasa nasionalisme dan cinta tanah air warga negara Jepang. Sehingga seluruh aktivitas dimanapun warga Jepang berada, mereka selalu berusaha memperkenalkan kebudayaannya kepada dunia dan terus memegang budaya Jepang di manapun ia bertempat.

·       Taat Aturan Negara

Warga negara yang telah memiliki hubungan emosional kuat dengan negaranya akan memberi kepercayaan yang tinggi kepada negara. Setiap aturan negara dipercaya memiliki manfaat untuk mengatur hubungan berbangsa dan bernegara. Karena itulah ia akan berusaha sebisa mungkin mematuhi aturan negara.

Warga negara yang sudah terikat emosionalnya dengan negara secara spontan juga akan membantu negara menegakkan hukum. Contoh bentuk perwujudannya adalah dengan menjaga kelakuan agar tetap tertib bermasyarakat, menegur anggota masyarakat yang melanggar aturan negara dan membantu aparat negara bila dimintai bantuan.

·       Berusaha Mengharumkan Nama Negara

Hubungan emosional yang kuat antara negara dengan warga negaranya akan memacu usaha pengharuman nama baik. Warga negara yang baik akan selalu menjaga kelakuannya dalam bermasyarakat, baik di wilayah dalam atau luar negeri. Baca juga : Penyebab Terciptanya Masyarakat Majemuk dan Multikultural

Selain itu, dia akan terus belajar dan berlatih agar dapat memberikan suatu prestasi yang membanggakan negara, meningkatkan reputasi negaranya di kancah internasional. Sebagai timbal baliknya, negaralah yang akan memberikan fasilitas penuh kepada warga negara yang sedang berjuang mengharumkan nama negara. Mulai dari bonus hadiah, transportasi dan segala macam akomodasi yang dibutuhkan warga negara akan dipenuhi negara.

Segala hal yang diberikan oleh negara kepada warga negaranya merupakan upaya mencapai tujuan-tujuan negara dan usaha untuk memenuhi kewajibannya kepada warga negara. Sementara tindakan yang dilakukan warga negara merupakan bentuk dari pelaksanaan kewajibannya sebagai warga negara yang baik.

3.     dengan mempelajari PKn, kopetensi apa yang diharapkan bagi mahasiswa ?

Jawab :

Kompetensi yang wajib dikuasai  mahasiswa adalah

“Mampu berpikir rasional, bersikap dewasa dan dinamis, Berpandangan luas, dan Bersikap demokratis yang berkeadaban sebagai warga negara Indonesia”.

Kompetensi lulusan dari PKn adalah

“seperangkat tindakan cerdas penuh tanggung jawab dari seorang warga negara dalam berhubungan dengan negara, dan memecahkan berbagai masalah hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara dengan menerapkan konsepsi falsafah bangsa, wawasan nusantara dan ketahanan nasional ”.

·       Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan menghayati nilai-nilai falsafah bangsa;

·       Budi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara;

·       Rasional, dinamis dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara;

·       Bersifat profesional, yang dijiwai oleh kesadaran bela negara;

·       Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk kepentingan kemanusiaan , bangsa dan negara.

Mampu memahami, menganalisis dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negaranya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita-cita dan tujuan nasional seperti digariskan oleh Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.  

Tuesday, July 12, 2022

Perbedaan Internet, Intranet, dan Ekstranet

 Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

Intranet adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya. Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada layanan yang terlihat, yakni situs web internal perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun Internet, yakni protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan.

Umumnya, sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah “versi pribadi dari jaringan Internet”, atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.

Extranet atau Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.

Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain. Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk extranet adalah Lotus Notes

Saturday, July 9, 2022

Perdebatan dalam penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri, dan awal bulan Dzulhijah

Penentuan Awal Bulan Ramadhan, Idul Fitri dan Bulan Dzulhijah sering menjadi perdebatan hangat. Saya sendiri ikut kepada keputusan yang menggunakan Hisab. Sedang terhadap Hisab sendiri ada yang toleran dan ada yang intoleran.

Kepada yang intoleran, kami menggunakan dalil Al-Qur'an Surat Yunus ayat 5 serta Surat Ar-Rahman ayat 5 disana terlihat bahwa semangat Al-Qur'an adalah Hisab.




Adapun mengenai dalil hadist dari Nabi SAW yang harus melihat "hilal secara langsung" pada saat itu mengandung ilat (dimana "ilat" pada waktu itu tidak mengenal baca tulis & ilmu hisab) contoh ilat, jaman dulu perang pake pedang dan kuda sekarang pistol dan tank jaman sudah berubah begitu jauhnya. Dan "melihat sendiri hilal" menurut kami tidak masalah dilihat dari hasil metode hisab toh sama juga secara harfiah kita bisa melihat posisi hilal melalui perhitungan hisab dan Pemerintah sendiri sering mengakui posisi hilal dari hisab meskipun harus diputuskan setelah melihat hilal secara langsung.

Bukan maksud menyalahkan pemakai metode lain tapi ini pembelaan kami terhadap orang yang intoleran kepada keputusan kami menggunakan hisab wujudul hilal.

Pada ujungnya kita dituntut untuk saling dewasa satu sama lain dan menghormati satu sama lain, memang yang paling ideal mendekati nabi adalah imkanu rukyat kalo jamannya tidak ada perubahan tapi karena Al-Qur'an menuntut kita untuk terus belajar cerdas dan berkemajuan maka ketika ilmu itu datang untuk memudahkan kenapa tidak kita gunakan.

.

"wallahu a’lam"

Saturday, July 2, 2022

Bersandar Hanya Kepada Allah, Jangan pada Amal perbuatan

 

Kita sebagai muslim tentu saja dalam meraih keridhaan Allah diwajibkan untuk beramal. Tapi dalam waktu bersamaan diwajibkan pula pada kita untuk tidak menyandarkan diri kepada amalnya itu saja.
.
Sebab, betapa-pun seorang muslim itu telah melaksanakan suatu amalan, ia tidak akan mampu menunaikan apa yang menjadi "hak Allah" secara utuh. Bahkan kalo kita ukur dengan semua nikmat Allah yang diberikan kepada kita selama hidup maka kita tidak bisa menggantinya dengan amalan sholeh yang kita perbuat selama ini.
.
Dalam suatu kisah Nabi Muhammad mengingatkan sahabatnya, bahwa tidak seorangpun masuk surga karena amalannya melainkan karena Rahmat kasih sayang Allah SWT. Kemudian sahabat kembali bertanya "engkau-pun tidak ya Rasulullah..?" Beliau Rasul menjawab "aku-pun tidak kecuali karena Rahmat kasih sayang dari Allah". (HR. Bukhari 5673, Muslim 2816)
.
Logikanya, Nabi saja yang setiap harinya sholat bahkan hingga kaki bengkak melebihi sholatnya kita, kesehariannya memikirkan agama melebihi kita tetapi masuk surga bukan karena amal-nya tapi karena Rahmat kasih sayang Allah apalagi kita yang perbandingan akhlak nya jauh dari akhlak Rasulullah SAW. Semua amalan yang telah kita kerjakan tidak akan sepadan dengan apa yang akan kita dapatkan di surga.
.
Jadi, Jaga hati kita. Tetap beramal sholeh dengan penuh kerendahan diri dihadapan Allah, jangan pernah merasa sombong dalam beramal karena kekuatan kita dalam beramal datang dari Allah, jangan pula merasa cukup dalam beramal, meskipun kita pernah berbuat dosa tetaplah beribadah berharap kepada Allah, selalu merasa butuh terhadap Allah supaya Allah jaga kita dijalan yang benar dan Allah pilih kita untuk mati dalam keadaan Husnul Khotimah, Aamiin.


Sikap Nabi Sulaiman dalam menerima nikmat Allah adalah sikap yang harus dijadikan contoh teladan oleh setiap muslim dalam mendapatkan Rahmat dari Allah SWT. Sikap demikian itu akan menghilangkan sifat angkuh dan sombong yang ada pada diri seseorang. Ia juga akan menghilangkan rasa putus asa dan rendah diri bagi orang yang sedang dalam keadaan sengsara dan menderita, karena dia mengetahui semuanya itu adalah cobaan dan ujian dari Tuhan kepada para hamba-Nya.

Billahi Fii Sabililhaq Fastabiqul Khairat

Salam
Arry Akbar